Bagaimanakah Internet di Dunia ini Terhubung ?
Tahukah sobat, internet yang kita rasakan saat ini terhubung melalui apa? Bagaimana data tersebut bisa sampai ke indonesia ? melalui media apakah data tersebut disalurkan? Melalui kabel atau melalui satelit?. Oke pada postingan kali ini saya akan sedikit memberikan informasi mengenai bagaimana cara internet tersebut terhubung ke seluruh belahan penjuru dunia. Awalnya saya beranggapan kalau jaringan internet antar pulau atau antar benua terkoneksi dengan satelit atau radio terrestrial, intinya menggunakan gelombang radio. Tetapi tidak disangka dan diduga setelah saya searching-searching disana-sini, ternyata anggapan saya salah. Jadi internet antar pulau, atau bahkan antar benua ternyata terhubung dengan kabel laut, lebih tepatnya memakai Fiber Optic (Serat Optik). Penggunaan kabel laut serat optik memiliki banyak keuntungan dibandingkan menggunakan Digital Micro Wave (Radio Terrestrial) yang memiliki keterbatasan pada Bandwidth, sehingga trend kedepan penggunaan kabel serat optik akan semakin banyak baik di darat maupun di laut. Para sobat sudah tahu bukan apa itu Bandwidth ? dan kenapa Fiber Optic memiliki bandwidth yang sangat besar ? pelajari sendiri saja ya banyak materi di internet mengenai bandwidth. Berarti kalau memakai kabel satelit tidak terpakai ? jawabannya tidak juga, satelit tetap terpakai untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang, dimana penggunaan kabel darat atau bawah laut tidak praktis atau tidak mungkin.
Submarine Communication Cable (Kabel Komunikasi Bawah Laut)
Gambar dibawah ini merupakan kabel komunikasi bawah laut (Submarine Communication Cable). Dengan panjang diameter 69 milimeter (2.7) inch, kabel ini mampu membawa 99% data-data internasional (internet, telepo, data pribadi) yang menghubungkan semua benua didunia, kecuali benua antartika.
Pada awalnya kabel komunikasi bawah laut digunakan untuk membawa lalu lintas telegrafi. Generasi berikutnya kabel komunikasi bawah laut digunakan untuk membawa lalu lintas telepon. Kabel modern yang telah menggunakan teknologi Fiber Optic digunakan untuk membawa data-data digital seperti telepon, internet dan data pribadi.
Lapisan-lapisan Submarine Communication Cable Fiber Optic :
1. Polyethylene
2. “Mylar” tape
3. Stranded metal (steel) wires
4. Allumunium water barrier
5. Polycarbonate
6. Copper or allumunium tube
7. Petroleum Jelly
8. Optical Fiber
1. Polyethylene
2. “Mylar” tape
3. Stranded metal (steel) wires
4. Allumunium water barrier
5. Polycarbonate
6. Copper or allumunium tube
7. Petroleum Jelly
8. Optical Fiber
Peta kabel bawah laut di seluruh dunia (submarine cable map world)
Gambar dibawah ini merupakan peta kabel bawah laut dari seluruh dunia. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peta kabel bawah laut dapat dilihat di submarinecablemap[.]com.
Peta kabel bawah laut di indonesia (Submarine Cable Map Indonesian)
Bagaimana cara menaruh kabel tersebut dibawah laut ?
mungkin gambar dibawah ini bisa menjelaskannya.
mungkin gambar dibawah ini bisa menjelaskannya.
Kapal ini adalah CS Innovator Cable, sebuah kapal yang dirancang khusus untuk meletakkan serat optik dan merupakan kapal terbesar di dunia. Dibuat pada tahun 1995 oleh Kvaerner Masa, Finlandia. Kapal sepanjang 24 meter ini mampu membawa 8.500 ton kabel fiber optik. Kapal ini memiliki 80 kabin, yang mampu bertahan di laut selama 42 hari.
Apakah bisa merusak lingkungan dan hewan yang tinggal dibawah laut ?
Dengan peletakkan kabel komunikasi di dasar laut tentunya akan mempengaruhi lingkungan dan hewan yang hidup di dasar laut. Meskipun jutaan kilometer kabel komunikasi telah ditempatkan di dasar laut selama lebih dari satu abad, beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui dampak terhadap lingkungan hidup. Belum lama ini, sebuah publikasi ilmiah dari penelitian yang dilakukan MBARI dan Monterey Bay National Marine Sanctuary menjelaskan penelitian biologi dari kabel bawah laut yang terletak di wilayah negara bagian California. Penelitian ini menemukan bukti bahwa, kabel komunikasi bawah laut hanya sedikit berdampak pada lingkungan dan hewan di dasar laut. Jelas ramah lingkungan, karena yang dilewati di fiber optic itu cahaya bukan listrik. Pada tahun 2006, jaringan satelit hanya menyumbang 1% lalu lintas internasional, sementara sisanya 99% dilakukan oleh kabel bawah laut. Kabel bawah laut memiliki keandalan tinggi, memiliki kapasitas pengiriman data dalam Terabit per detik (Tbps), sementara satelit hanya mampu mengirimkan data dalam Megabit per detik (Mbps).
Nah sekian dulu postingan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai pengetahuan bagi para sobat semua, walaupun masih banyak sumber yang lebih jelas dan spesifik mengenai pembahasan tentang submarine communication cable tetapi apa salahnya saya coba merangkum dan merepost ulang siapa tahu bisa dijadikan informasi atau referensi. Untk lebih jelas dan lebih detailnya silahkan kunjungi sumber terkait dibawah ini. Sekian terimakasih.
Sumber :
www[.]submarinecablemap[.]com
id[.]wikipedia[.]org/wiki/kabel_komunikasi_bawah_laut
id[.]wikipedia[.]org/wiki/satelit_komunikasi
www[.]mobgenic[.]com
www[.]kaskus[.]co[.]id
Sumber :
www[.]submarinecablemap[.]com
id[.]wikipedia[.]org/wiki/kabel_komunikasi_bawah_laut
id[.]wikipedia[.]org/wiki/satelit_komunikasi
www[.]mobgenic[.]com
www[.]kaskus[.]co[.]id
Anda sedang membaca artikel tentang Bagaimanakah Internet di Dunia ini Terhubung ? dan anda bisa menemukan artikel ini dengan url https://jarkomnetacad.blogspot.com/2013/08/koneksi-internet-antar-dunia.html. Jika anda ingin menyebarluaskan artikel ini mohon cantumkan link sumbernya! Terima kasih.
Post a Comment
